Gambaran Rendahnya Cakupan Penimbangan Balita di Posyandu

Gambaran Rendahnya Cakupan Penimbangan Balita di Posyandu:

Dalam beberapa tahu terakhir AKB telah banyak mengalami penurunan yang cukup menggembirakan meskipun tahun 2001 meningkat kembali sebagai dampak dari berbagai krisis yang melanda Indonesia. Pada tahun 1971 Angka Kematian Bayi (AKB) diperkirakan  sebesar 152 per 1000 kelahiran hidup, kemudian turun menjadi 117 pada tahun 1980, dan turun lagi menjadi 44 per 1000 kelahiran hidup pada tahun 2000. Berdasarkan Estimasi Susenas tahun 2002-2003 Angka Kematian Bayi (AKB) berturut-turut pada tahun 2001 sebesar 50 per 1000 kelahiran hidup dan pada tahun 2002 sebesar 45 per 1000 kelahiran hidup (Indikator Kesejahteraan Anak 2000 (Estimasi  SUPAS 1995) dan Estimasi Susenas 2002-2003).
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk dapat mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya cakupan penimbangan balita di Posyandu Sinar Purnomo Desa Siraman Kecamatan Pekalongan Kabupaten Lampung Timur.
Subjek dalam penelitian ini adalah semua ibu yang mempunyai balita. Sedangkan Objek dalam penelitian ini adalah faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya Cakupan Penimbangan Balita di Posyandu.Populasi yang diteliti adalah 50 ibu yang mempunyai balita dan juga merupakan sebagai sampel yang diteliti sebanyak 50 ibu (penelitian populasi).
Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yaitu menggambarkan tentang karakterisitik ibu dan pengetahuan ibu yang tidak membawa balitanya untuk di timbang di posyandu. Pengumpulan data dilakukan dengan tehnik angket menggunakan instrumen pengumpulan data kuisioner. Data dikumpulkan dan diolah dengan tabel distribusi frekuensi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden yang tidak menimbangkan balitanya tingkat umur terbesar berumur 20-35 tahun dengan jumlah 24 responden (66,7%), paritas terbesar adalah multipara dengan jumlah 22 responden (66,7%), tingkat pendidikan terbesar berpendidikan Perguruan Tinggi dengan jumlah 2 responden (100%), jenis pekerjaan yang terbesar bekerja sebagai PNS dengan jumlah 1 responden (100%), tingkat ekonomi terbesar memiliki pendapatan Rp. 750.000 - Rp.1.400.000,- dengan jumlah 8 responden (80%), tingkat pengetahuan responden yang terbesar yaitu baik dengan jumlah 21 responden (70%).
Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa gambaran rendahnya cakupan penimbangan balita di Posyandu Sinar Purnomo Desa Siraman Kecamatan Pekalongan Lampung Timur dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain: paritas, pekerjaan dan ekonomi.

Kata kunci : Gambaran, cakupan penimbangan balita.

Anda tertarikUntuk melakukan penelitian yang sama dengan penelitian di atas
ANDA DAPAT MEMILIKI KESELURUHAN ISI KTI : PESAN SEKARANG JUGA





Tidak ada komentar:

Arsip Blog

tes